Ini kali kedua, aku harus meninggalkan 'zona nyamanku'. Yang pertama sepertinya ga usah diceritain, karena udah berlalu.
Yang kedua, soon. End of June.
Iyah! Harus pindah rumah lagi, kali ini lebih repot. Keluar camp, beli rumah sendiri (dengan segala perjuangan ya). Loh, seneng dong bisa punya rumah sendiri (lagi). Senenglah pasti. Selain gubuk kami di tangerang, kami akhirnya bisa punya rumah lagi. Tapi.... Seandainya boleh, rumahnya ga pengen di Duri sini sih, ditempat lain ajah...
Cuma itu dia, maunya Tuhan bukan maunya kita. JalanNya bukan jalan kita.
Hari ini, entah kenapa bawaannya mellow. Pengen nangis. Sediiihhh. Sedih karena akhirnya fix harus keluar dr camp. Harus menapak lagi di bumi, di kehidupan nyata. Iyah, kehidupan nyata. Kenapa begitu? Mau tau enaknya hidup di camp?
Rumah besar, fasilitas lengkap. Sampai bola lampu putus pun tinggal telepon minta digantiin. AC bisa hidup 24h/d selagi lu ga kedinginan. Water heater ready. Lu bisa pake lampu dan air sebebas2nya. Serasa hidup di awang2 kalo kata saya.. Enak yah? Enaakkk. Pengen? Pengenlaaahhh. Itu baru dr segi fasilitas. Belom dari segi keamanan. Secara Duri identik dengan hukum rimba-nya kalo kata saya. So, balik lagi. Life is about a choice.
Tapi tetap mellow maaaaakkkkk....
Dalam hati pengen nanya gini sama Tuhan, 'kenapa Tuhan? Kenapa begini?'
Tapi kok rasanya ga pantes banget yah. Masih syukur bisa hidup kelimpahan dan tidak kekurangan, tapi kok malah ga disyukuri.
Akhirnya, kalimat andalan saya today : Jadilah padaku seperti yang Kau ingini.
Hhhmmmm....
Apapun itu Tuhan, jika kami boleh sampai pada saat ini, aku percaya itu semua atas seijinMu. Tidak akan pernah Kau biarkan kami jatuh apalagi sampai tergeletak.
Jika saat ini pun, aku belum mampu melihat jalanMu, ajari aku untuk yakin dan percaya bahwa ini semua adalah yang terbaik untuk kami.
Jika nanti, aku hampir kalah dan putus asa, tolong beri aku kekuatan lebih, untuk seengganya bisa melipat tanganku, menutup mataku dan berbicara kepadaMu. Karena satu yang kuyakini dengan pasti, Engkau hanya sejauh doa.
-ditulis dengan hati gundah gulana, antara bahagia dan sedih-
Ps : Terimakasih Tuhan, untuk setiap rasa ini. ☺️😊😍
Anak tertua. Kakak dari 3 adik laki-laki. Istri dari Kosmar Damanik. Dan yang paling fenomenal, ibu dari 2 anak laki-laki, Juan dan Jarrett.
Entri Populer
-
Hari ini, ada kegalauan yang luar biasa dihati dan pikiranku. Aku tidak mampu membahasakannya dengan lebih baik. Yang aku tahu, ada beberapa...
-
Lanjut soal kehamilanku. :) Singkatnya, aku dan suami sudah ke Tangerang, kerumah kami. Sehari sebelumnya, waktu di Medan, masih sempat ce...
-
Mau mulai dari mana yah? Hhhmmm... Hhhhmmmm... Dari sejak stay di duri camp aja deh kalo gitu. Kondisinya, gue punya baby boy usia 6m ya...
-
Hari ini, sebelum kamu mengatakan kata-kata yang tidak baik, pikirkan tentang seseorang yang tidak dapat berbicara sama sekali.. Sebelum kam...
-
Aku, ibu dari seorang baby boy berusia 6m20d. Merindukan bangun pagi, mandi, pilih2 dress untuk kupakai hari ini, lalu ambil tas yang ber...
No comments:
Post a Comment